MAKALAH
DISUSUN OLEH :
Kelompok
III
Anggota :
M. Alwi Syabbib Assegaf
Muhammad Al – Hakim
Muhammad Miswary
M. Ocky
Nadya Islami
Nanda Nova Rina
Kelas : MI – 1IM (D3)
Dosen
Pembimbing : Bpk. Denny Alfian S.Kom, M. Kom
Manajemen Informatika (MI)
POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG
2019 / 2020
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan atas kehadirat
Allah SWT, atas berkat dan rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah
yang berjudul "Multimedia"
ini
tepat pada waktunya.
Makalah yang kami buat ini bertujuan
untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Pengantar
Teknologi Informasi. Dalam penyusunan makalah ini, kami mendapatkan banyak bantuan dari
berbagai pihak. Maka dari itu, kami ucapkan Terimakasih kepada
Dosen kami yaitu Bpk. Denny Alfian S.Kom,M.Kom yang telah membantu memberikan
materi kepada kami, serta teman-teman sekalian yang telah meluangkan waktu dan
pikiran dalam penyelesaian makalah ini.
Kami menyadari
makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Maka dari itu, kami harap teman-teman sekalian dapat memberikan kritik
dan saran yang membangun agar
dapat kami perbaiki dimasa yang akan mendatang. Sekian dan Terimakasih.
Palembang, September 2019
Kelompok III
DAFTAR
ISI
COVER
KATA
PENGANTAR........................................................................................................ ii
DAFTAR
ISI...................................................................................................................... iii
BAB
I PENDAHULUAN........................................................................................................1
1.1
Latar
Belakang...............................................................................................................1
1.2
Rumusan
masalah...........................................................................................................2
1.3
Tujuan............................................................................................................................3
BAB
II LANDASAN TEORI.................................................................................................4
2.1
Definisi
Multimedia.........................................................................................................4
2.2
Ciri-ciri
Multimedia........................................................................................................4
2.3
Bidang Penggunaan Multimedia......................................................................................6
BAB
III PEMBAHASAN.......................................................................................................7
3.1
Multimedia.....................................................................................................................7
3.2
Fungsi Multimedia..........................................................................................................7
3.3
Keuntungan dan
Kelemahan...........................................................................................9
BAB
IV PENUTUP................................................................................................................10
4.1
Kesimpulan ..................................................................................................................10
4.2
Saran ...........................................................................................................................10
DAFTAR
PUSTAKA ............................................................................................................11
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
A.
Sejarah Multimedia di Dunia
Sistem multimedia dimulai pada akhir
1980-an dengan diperkenalkannya Hypercard oleh Apple pada tahun 1987 dan
pengumuman oleh
IBM pada tahun 1989 mengenai perangkat lunak Audio Visual
Connection (AVC) dan video
adhapter card ps/2.
Pada
tahun 1994 diperkerkirakan ada lebih dari 700 produk dan sistem multimedia
dipasaran. Multimedia
memungkinkan pemakai komputer untuk mendapatkan output dalam bentuk yang jauh
lebih kaya dari pada media table dan grafik konvensional. pemakai dapat melihat
gambar tiga dimensi, foto, video bergerak atau animasi dan mendengar suara
stereo, perekaman suara atau alat musik. Beberapa sistem multimedia bersifat
interaktif, memungkinkan pemakai memilih output dengan mouse atau kemampuan
layar sentuh untuk mendapatkan dan menjalankan aplikasi itu.
B.
Sejarah Multimedia di Indonesia
Setelah
satelit Palapa C1 dan C2 diluncurkan beberapa tahun yang lalu, banyak
perkembangan-perkembangan baru yang terjadi. Misalnya ditaburkannya satelit
komunikasi diatas langit Indonesia oleh perusahaan-perusahaan asing yang mana
pengusaha Indonesia juga terlibat dalam kepemilikan sahamnya, seperti PT. Bakri
Communication Corporation pada Irridium Project, sebuah proyek telepon satelit
dunia untuk memecahkan masalah blank spot pada telepon selular biasa, AMPS atau
GSM. Indosat pun masuk menjadi salah satu pemodal pada konsorsium ICO Global
Communication (ICO-GC), sebuah telepon satelit setelah Irridium. Diluar
Indonesia, Microsoft juga merambah industri satelit layanan komunikasi yang
lain, seperti internet, video conference aau video on demand. Dan proyek
Microsoft yang terkenal saat ini adalah CyberStar atau Internet di Angkasa.
Meskipun
di Indonesia layanan multimedia sudah beroperasi, tetapi terminology mengenai
multimedia sendiri masih sempit di dalam benak masyarakat Indonesia. Teknologi
multimedia selalu diasosiasikan dengan Personal Computer (PC). Padahal
pengertian sebenarnya sangat luas. Multimedia merupakan keterpaduan teknologi
informasi (misalnya komputer) dengan teknologi komunikasi (misalnya jaringan
kabel coaxial atau satelit).
Kalau
dipisahkan berdasarkan etimologi kata, multimedia terdiri dari kata multi dan
media. Multi berarti beragam, sedangkan Media berarti sarana penyampaian
informasi. Jika sebuah PC disebut multimedia, maka PC tersebut memiliki
kemampuan menampilkan gambar bergerak dan suara, misalnya dari Video Compact
Disc, Audio Compact Disc, serta dapat berkomunikasi antar komputer atau
jaringan komputer melalui modem.
Di
Indonesia, perkembangan multimedia tidak lagi hanya di bidang bisnis tetapi
juga dikembangkan dibidang pendidikan, politik, jurnalistik, dll. Di bidang politik, para
pejabat juga memanfaatkan teknologi teleconference sebagai diplomasi jarak
jauh.
C.
Definisi Multimedia
1. Steinmetz (1995)
Multimedia
adalah gabungan dari seminimalnya sebuah media diskrit dan sebuah media
kontinu. Media diskrit adalah sebuah media dimana validitas datanya tidak
tergantung dari kondisi waktu, termasuk didalamnya teks dan grafik. Sedangkan
yang dimaksud dengan media kontinu adalah sebuah media dimana validitas datanya
tergantung dari kondisi waktu, termasuk di dalamnya suara dan video.
2. Najjar (1996)
Multimedia
adalah Penyampaian informasi menggunakan gabungan dari teks, grafik, suara,
video dan animasi.
3. Mc Cormick (1996)
Multimedia
secara umum merupakan kombinasi 3 element yaitu suara, gambar dan teks.
4. Rosch (1996)
Multimedia
adalah Kombinasi dari komputer dan video.
5. Hofstetter (2001)
Multimedia
adalah penggunaan komputer untuk menampilkan informasi yang merupakan gabungan
dari teks, grafik, audio dan video sehingga membuat pengguna dapat bernavigasi,
berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi dengan komputer.
Selain kombinasi dari
objek-objek multimedia tersebut, terdapat juga 4 komponen yang penting lainnya,
yaitu:
·
Adanya komputer untuk mengatur apa yang
akan dilihat dan didengar, dan apa yang akan berinteraksi dengan penggunanya.
·
Adanya link-link yang menghubungkan
informasi-informasi yang tersedia.
·
Adanya tool-tool navigasi bagi pengguna
agar dapat menggunakan informasi yang tersedia.
·
Adanya prosedur bagi pengguna untuk
mengumpulkan, memproses dan menyampaikan informasi dan ide-idenya.
6. Robin dan Linda (2001)
Multimedia
adalah alat yang dinamis dan interaktif yang menggabungkan antara
teks,grafis,animasi,audio,dan video.
7. Turban dan kawan-kawan (2002)
Multimedia
adalah penggabungan sedikitnya dua media input atau output. Media ini berupa
audio, animasi, video, teks, grafik, dan gambar.
8. Vaughan (2004)
Multimedia
adalah beberapa kombinasi dari teks, gambar, suara, animasi dan video dikirim
ke anda melalui komputer atau alat elektronik lainnya atau dengan manipulasi
digital.
9. Wahono (2007)
Multimedia
adalah perpaduan antara teks, grafik, sound, animasi dan video untuk
menyampaikan pesan ke publik.
10. Zeembry (2008)
Multimedia
merupakan media elektronik untuk menyimpan dan menampilkan data-data.
1.2 RumusanMasalah
Yang akan kami bahas
adlah sebagai berikut:
1. Apa yang dimaksud dengan multimedia ?
2. Apa fungsi multimedia?
3. Apa keuntungan Dn kerugian multimedia?
1.3 Tujuan
Dengan adanya rumusan
masalah di atas, makalah ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui:
1. Mengetahui apa maksud multimedia
2. Mengetahui fungsi dari multimedia
3. Mengetahui apa keuntungan dan kerugian
multimedia
BAB
II
LANDASAN
TEORI
2.1
Definisi Multimedia
Multimedia
berasal daripada kata ‘multi’ dan ‘media’. Multi berarti
banyak, dan media berarti
tempat, sarana atau alat yang
digunakan untuk menyampaikan informasi. Jadi berdasarkan kata ‘multimedia’ dapat dirumuskan sedagai
wadah atau penyatuan beberapa media yang kemudian didefinisikan sebagai
elemen-elemen pembentukan multimedia. Elemen-elemen tersebut seperti teks,
gambar, suara, animasi, dan video.
Multimedia
merupakan suatu konsep
dan teknologi baru bidang teknologi informasi, di informasi dalam bentuk teks, gambar, suara,
animasi, dan video disatukan dalam computer untuk di simpan, diproses dan
disajikan baik secara liner mahupun interaktif.
Oleh
itu, dengan menggabungkan seluruh elemen multimedia tersebut menjadikan
informasi dalam bentuk multimedia yang dapat diterima oleh indera penglihatan
dan pendengaran, lebih mendekati bentuk aslinya dalam dunia sebenarnya.
Multimedia enteraktif adalah apabila suatu aplikasi terdapat seluruh elemen
multimedia yang ada dan pemakai (user) diberi keputusan atau kemampuan untuk
mengawal dan menghidupkan elemen-elemen tersebut.
2.2 Ciri-ciri Multimedia
Multimedia mempunyai 5
ciri untuk menghasilkan sesuatu bahan yang baik. 5 ciri tersebut adalah sebagai
berikut :
1.
Teks
Teks
merupakan bentuk data multimedia yang paling mudah disimpan dan dikendalikan.
Kebiasaannya, teks paling hampir dengan kita kerana kita sering kali menggunakan
teks untuk menyampaikan maklumat. Teks berfungsi dalam memberi maksud cerita.
Seterusnya, teks juga dikatakan sebagai kunci komunikasi idea. Teks merangkumi
pelbagai jenis iaitu teks bercetak, teks imbasan, teks elektronik dan
hiperteks. Teks juga dibantu oleh beberapa komponen seperti reka letak teks,
jenis dan fon untuk menyampaikan sesuatu maksud atau maklumat berkaitan dengan
tema aplikasi media. Kebiasaannya audien mudah bosan dengan teks jika
dibandingkan dengan gambar.
2.
Gambar
(grafik)
Grafik
sering kali muncul sebagai latar belakang sesuatu teks untuk menghadirkan
kerangka yang indah. Gambar sering dikatakan sebagai bahasa sebuah gambar yang
mampu menjelaskan seribu kata. Imej yang ditonjolkan mesti bertepatan dengan
tema atau tajuk yang hendak disampaikan. Imej grafik terdiri daripada pelbagai
jenis iaitu imej vector, gambar digital, gambar hiper dan gambar bitmap.
Kesesuaian dalam saiz imej mestilah bersesuaian agar tidak menganggu teks yang
hendak disampaikan.
3.
Audio
Bunyi
dikatakan sebagai pemankin seri dalam persembahan multimedia jika paparan teks
hanya memuatkan grafik dan teks tidak dapat menarik minat seseorang. Bunyi
dapat ditambahkan dalam produk multimedia melalui suara, muzik dan kesan suara.
Bunyi mempunyai beberapa objek bunyi yang biasa digunakan dalam produk
multimedia iaitu waterform audio, compact disk, audio, MIDI soundtrack dan mp3.
Bunyi
juga berfungsi untuk meneguhkan mesej, menentukan keadaan fikran atau perasaan
sesorang dan berperanan untuk menarik perhatian atau menghidupkan suasana
penonton. Bunyi ini perlu mempunyai kesesuaian. Bunyi audio yang bising akan
menyebabkan gangguan timbul dan menggangu matlamat yang hendak disampaikan.
Buntu yang disampaikan bersifat fleksibel (dapat
diubah-ubah).
4.
Video
Video
adalah rakaman gambar hidup atau gambar bergerak yang saling berurutan. Video
dikatakan sebagai elemen yang paling mudah untuk menarik perhatian penonton
dalam persembahan aplikasi multimedia. Video boleh dibahagikan keapada dua
jenis iaitu video analog dan video digital. Video analog dibentuk daripada
deretan gelombang iaitu analog yang yang dirakam oleh kamera dan dipancar
luaskan melalui gelombang udara.
Video
digital pula dibentuk daripada sederhana gelombang iaitu digital yang
digambarkan menerusi titik sebagai rangkaian nilai minimum atau maksimum. Video
ini boleh dimuat turun melalui pelbagai aspek atau cara seperti melaluisumber
televisyen, pita vedio, cakera video dank lip video digital.
5.
Animasi
Animasi
merupakan penggunaan komputer yang menciptakan gerak pada layar animasi
diibaratkan nadi utama dalam sesuatu imej. Animasi membolehkan imej yang
diambil dan diubah suai seperti memasukkan pergerakan ke dalam imej boleh
berlaku. Animasi mensimulasikan tingkah laku sebenar, menarik perhatian isi
kandungan pada skrin dan member maklum balas kepada impak visual. Jenis animasi
ialah animasi berbingkai, animasi masa sebenar dan audio animasi.
Komputer
merupakan mesin elektronik yang memproses data mengikut satu senarai arahan
yang dipanggil program. Pada asasnya, komputer mengandungi tiga langkah utama,
iaitu input, proses dan output. Data dimasukkan ke dalam komputer dengan
menggunakan peranti input. Antara contoh peranti input ialah papan kekunci,
tetikus, pengimbas, mikrofon, kamera web dan sebagainya.
Proses
memasukkan data ini dikenali sebagai input. Setelah data dimasukkan ke dalam
komputer, komputer akan memproses data kepada bentuk yang boleh digunakan.
Proses ini merupakan langkah untuk menggubah data ke dalam bentuk yang berguna
dengan menggunakan set arahan yang disebut perisian. Hasil daripada pemprosesan
komputer pula dikenali sebagai output. Antara contoh peranti output adalah
monitor, pencetak dan speaker.
2.3
Bidang Penggunaan Multimedia
Teknologi Multimedia boleh
digunakan dalam berbagai bidang. Bidang-bidang tersebut adalah :
a) Perniagaan,
b) Pentadbiran,
c) Pendidikan,
d) Penyiaran,
e) Hiburan.
BAB
III
PEMBAHASAN
3.1
Multimedia
Multimedia berasal dari teater
bukan dari komputer. Teater yang melakukan pertunjukan yang memanfaatkan lebih
dari satu medium yang akrap disebut dengan pertunjukan multimedia. Pertujukan
multimedia disini mencangkup tentang
:
(1) Moneter Viedo
(2) Sgnthesized Band
(3) Karya Seni manusia.
Hal ini merupakan
permulaan dari setiap pemasok perangkat keras dan perangkat lunak melompat
kepada multimedia.
Multimedia dibagi
menjadi 3 bagian :
1. Multimedia
Interaktif
Pengguna
dapat mengontrol apa dan kapan elemen-elemen multimedia itu akan dikirimkan
atau di tampulkan.
2. Multimedi
Hiperaktif
Multimedia
jenis mempunyai suatu struktur dari elemen-elemen terkait dengan pengguna yang
dapat mengarahkannya. Dapat dikatakan bahwa multimedia itu jenis yang mempunyai
banyak tautan(link) yang menghubungkan elemen-elemen multimedia.
3. Multimedia
Linear
Pengguna
hanya menjadi penonoton dan menikmati produk multimedia yang disajikan dari
awal hingga akhir.
3.2
Fungsi Multimedia
Salah
satu fungsi utama multimedia adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut
mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang di tata dan diciptakan
oleh guru. Multimedia menurut Levie dan Lentz, mengemukakan empat fungsi
multimedia pembelajaran,khususnya media visual, yaitu :
a. Fungsi atensi media
visual yang merupakan latihan, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa
untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran dengan berkaitan dengan makna visual
yang ditampilkan/ menyertaimateri pelajaran.
b. Fungsi afektif
visual dapat di lihat dari tingkat kenikmatan siswa ketikabelajar (atau
membaca) teks bergambar.
c. Fungsi kognitif
media visual terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa
lambang visual / gambar dapat mencapai tujuan untuk memahami dan mengingat
informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.
d. Fungsi kompensatoris
media pembelajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang
memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca
untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali.
Selain itu menurut
Jerome Bruner membagi alat instruksional dalam empat macam fungsinya yaitu :
a. Alat untuk
menyampaikan pengalaman “vocarious”, yaitu menyajikan bahan kepada murid-murid
yang sedianya tidak dapat mereka peroleh dengan pengalaman langsung yang lazim
di sekolah.
b. Alat model yang
dapat memberikan pengertian tentang struktur atau prinsip suatu gejala
Misalnya model molekul
atau pernafasan, tetapi juga eksperimen atau demonstrasi juga program yang
memberikan langkah-langkah untuk memahami suatu prinsip, atau struktur pokok.
c. Alat dramatisasi,
yakni yang mendramatisasi sejarah / peristiwa atau tokoh, film tentang alam
yang memperlihatkan perjuangan untuk hidup, untuk memberi pengertian tentang
suatu ide atau gejala.
d. Alat automatisasi
“teaching machine” atau pelajaran berprogram, yang menyajikan suatu masalah
dalam urutan yang teratur dan memberi feedback tentang responds murid. Alat ini
dapat meringankan beban guru. Dengan demikian secara umum multimedia berfungsi
untuk mengatasi hambatan dalam berkomunikasi, keterbatasan fisik dalam kelas,
sikap pasif siswa, dan upaya mempersatukan pemahaman siswa.
3.3
Keuntungan dan Kerugian Teknologi Multimedia
a.
Keuntungan
Penggunaan Multimedia
Keuntungan dari
penggunaan multimedia dalam suatu aplikasi adalah :
1. Meningkatkan aliran
gagasan dan informasi,
2. Merupakan cara yang
kaya untuk mengkomunikasikan sesuatu,
3. Mendorong
partisipasi, keterlibatan, dan eksplorasi pengguna,
4. Menstimulasi panca
indera,
5. Memberikan kemudahan
pemakaian terutama bagi pengguna awam.
b.
Kekurangan Multimedia
Ketika
orang atau pengguna menggunakan perangkat komputer sendiri akan merasakan
kekurangan dari perangkat itu sendiri, padahal komputer itu sendiri sudah
termasuk dalam hal multimedia, karena terdiri dari text, graphic, audio, video
dan animasi seperti definisi multimedia sendiri. Seperti ketika jaman
dahulu multimedia yang sangat terbelakang bisa dibilang karena terdiri dari
beberapa pixel saja, untuk ukuran gambar atau foto. Animasi yang kurang atau
masih menggunakan 2D atau 2 Dimension yang masih kotak-kotak. Tetapi sekarang
setelah melihat kekurangan tampilah animasi yang halus dan bagus, bahkan bisa
sepeti halnyata. Seperti film terkenal Avatar yang menggunakan multimedia yang
sangat canggih.
BAB
IV
PENUTUP
4.1
Kesimpulan
Multimedia berasal dari teater
bukan dari komputer. Teater yang melakukan pertunjukan yang memanfaatkan lebih
dari satu medium. Multimedia memiliki kombinasi 2 elemen suara,gambar, dan
teks. Salah satu fungsinya sebagai alat bantu mengejar yang turut mempengaruhi
iklim, kondisi, dan lingkungan belajaryang ditata dan diciptakan oleh
guru. Yang mengemukakan empat fungsi
multimedia pembelajaran,khususnya media visual, yaitu Fungsi atensi media
visual, Fungsi afektif visual, Fungsi kognitif media visual, Fungsi
kompensatoris. Dan juga memiliki kelebihan dan kekuragan.
4.2
Saran
Perlu diperhatikan juga
bahwa sesuatu yang menarik tidak secara otomatis mudah dipahami karena
adakalanya, suatu tampilan yang menarik justru akan memecah fokus perhatian pembelajar.
Penggunaan multimedia harus benar-benar dipilih sesuai kebutuhan.Ada beberapa
materi pembelajaran (terutama yang kompleks) yang memerlukan multimedia, tetapi
ada juga materi pembelajaran yang cukup disampaikan secara lisan saja, tanpa
perlu bantuan perangkat multimedia karena cukup sederhananya materi tersebut.
DAFTAR
PUSAKA
Herman. Jurnal Sejarah Multimedia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar